Headlines News :
Diberdayakan oleh Blogger.

Latest Post

Rapat Persiapan SOMA

Written By Frater Fransesco Agnes Ranubaya on Kamis, 03 Maret 2016 | 18.15

Di Paroki St. Hironimus, Tanjung Hulu para panitia yang merupakan team dari Dirdios Keuskupan Agung Pontianak melaksanakan rapat persiapan School of Missionary Animators yang akan dilaksanakan pada tanggal 8 sd 9 Maret 2016 di Tirtaria.

Para panitia membahas kesiapan bahan maupun operasional untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Pertama-tama membahas melalui jadwal yang diberikan satu per satu kepada para panitia, setiap petugas sudah dibagi berdasarkan tanggung jawabnya masing-masing. Harapan Dirdios selaku tuan rumah penyelenggara, kegiatan SOMA ini dapat meningkatkan hubungan yang baik antarpengurus SEKAMI di setiap paroki dan anak-anak serta pembina dapat membawa sesuatu yang bermanfaat bagi perkembangan iman mereka di paroki mereka tinggal. Sehingga semangat misi dapat disebarkan dan harapan pada kegiatan SOMA tepat sasaran. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik.

Pengumuman

Written By Frater Fransesco Agnes Ranubaya on Rabu, 02 Maret 2016 | 22.40

Hari Selasa dan Rabu diadakan School of Missionary Animators (SOMA) di RR Tirta Ria Pontianak. Dimohon kehadiran setiap utusan SEKAMI Paroki di Keuskupan Agung Pontianak untuk mengikuti kegiatan tersebut.

SEKAMI Keuskupan Agung Pontianak

Selamat datang dalam website kami dari K.K.I - SEKAMI di Keuskupan Agung Pontianak!

Pelantikan Pengurus DAN HUT 13 SEKAMI MRPD Pontianak

Written By Frater Fransesco Agnes Ranubaya on Minggu, 15 November 2015 | 23.45

Pada hari Minggu, 15 November 2015 yang lalu Pastor Dirdios KAP bersama team mengunjungi paroki Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD) dalam rangka acara pelantikan pengurus dan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun ke-13 SEKAMI di MRPD. Tuan rumah yang dibina langsung oleh salah satu team SEKAMI KAP ibu C. Iswati S.M. menyambut kedatangan Dirdios dalam misa pembukaan sekaligus pelantikan pengurus SEKAMI yang diprakarsai oleh anak-anak yang berada di lingkungan Paroki MRPD tersebut. Misa dipimpin oleh Pastor Gregorius Sabinus,CP bersama Pastor Paroki MRPD, Gregorius Rahmadi, Pr yang juga ikut serta. Misa pada hari ini juga dihadiri oleh para perwakilan SEKAMI dari beberapa paroki yang ada di Keuskupan Agung Pontianak. 

Misa yang berlangsung di Kapel Suster Kongregasi Fransiskanes Sambas (KFS) pada hari minggu tersebut juga membahas mengenai bacaan tentang Akhir Zaman. Dalam homili, Pastor Gregorius memaparkan bahwa selama pekan ini, umat melaksanakan kebiasaan Gereja untuk mendoakan orang-orang yang telah meninggal. Sementara mengenai Akhir Zaman, tak satupun dari kita yang mengetahuinya.  Sebagaimana kutipan di dalam Injil “Tetapi tentang hari atau saat itu tidak seorangpun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anakpun tidak, hanya Bapa saja” (Bdk. Mrk 13:32). Maka dari itu, sesungguhnya sebagai umat beriman kita bukan hanya terpaku pada isu-isu zaman ini yang membuat kita was-was akan Akhir Zaman, ramalan-ramalan yang tidak jelas, seolah-olah manusia memiliki pengetahuan tentang hal tersebut melebihi Tuhan. Sejenak kita merenungkan dan harus semakin memperbarui diri setiap hari agar siap ketika Tuhan memanggil pada saatnya nanti. “Tidak ada satupun dari kita akan luput dari kematian,” demikian salah satu petikan kotbah Pastor Gregorius pada misa tersebut. 

Setelah homili berlangsung, anak-anak SEKAMI MRPD beserta pengurus yang duduk di bagian depan kapel dipersilakan maju untuk melaksanakan prosesi pelantikan. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Pastor Dirdios, Gregorius Sabinus, CP di hadapan seluruh umat dan Pastor Paroki MRPD. Pertama-tama, anak-anak SEKAMI MRPD yang akan dilantik maju ke depan sementara Pastor Gregorius memberkati atribut-atribut seperti pin dan rompi SEKAMI dengan air kudus. Kemudian secara simbolis membagikan atribut-atribut tersebut kepada calon anggota SEKAMI MRPD dan menyematkan pin di bagian kiri rompi mereka. Selanjutnya pembacaan janji prasetia yang diucapkan oleh anak-anak SEKAMI secara bersama-sama barulah setelah itu dipersilakan kembali duduk. Prosesi pelantikan dilanjutkan seperti misa biasa pada umumnya; persembahan, ekaristi dan penutup. Sebagaimana pembukaan pada misa, persembahan dan penutup juga diiringi tari-tarian yang dibawakan langsung oleh perwakilan SEKAMI MRPD dengan corak budaya Dayak. 
Seperti biasanya ketika misa telah berakhir, Pastor Gregorius memperkenalkan para anggota team yang keseluruhannya hadir. Team tersebut terdiri dari Sr. Laura, SFIC (Sekretaris Dirdios), Bapak Enteng dan Bu Efi (Ko. Usaha Dana), Ibu Iswati dan Ibu Susana Jarob (Ko. Pembina SEKAMI Dirdios) dan penulis sendiri, Fransesco Agnes Ranubaya (Ko. Dokumentasi dan Animator). Dirdios bersama team berterima kasih kepada Pastor Gregorius Rahmadi, Pr yang telah menyambut Dirdios dan Team dengan sangat hangat dari awal hingga akhir misa. Antusiasme para anggota SEKAMI juga begitu baik dibarengi dengan umat yang sangat mendukung dengan berjalannya misa yang biasanya dapat berlangsung lebih cepat. Namun oleh karena kegiatan pelantikan, kegiatan tersebut menjadi lebih lama. Walaupun demikian, di akhir misa para umat bersalaman dengan Pastor Dirdios dan team dengan penuh sukacita sebagai bentuk dukungan umat terhadap kegiatan yang mendukung perkembangan anak-anak di Paroki MRPD tersebut.

Kegiatan ini tidak terhenti pada saat misa, namun dilanjutkan kembali di aula Rumah Retret Marie Joseph yang berada di lantai III. Penulis menelusuri data-data yang diperoleh dari pembina SEKAMI Paroki MRPD. Anak-anak yang menghadari kegiatan ini berjumlah sekitar delapan puluh anak. Dari beberapa undangan hanya beberapa yang menghadiri yakni dari Katedral, Paroki Hieronimus, Paroki Sisilia dan tuan rumah Paroki MRPD bersama adik-adik PIA yang juga turut memeriahkan acara Pelantikan dan HUT ke-13 SEKAMI di Paroki MRPD yang gerejanya pada saat ini sedang direnovasi ulang. Dalam acara ramah tamah tersebut turut hadir ketua DPP Paroki MRPD Bapak Anselmus. Usut punya usut, ternyata Bapak Anselmus ini adalah teman sekolah dari Pastor Gregorius Sabinus, CP yang akhirnya dipertemukan dalam acara SEKAMI di Paroki MRPD ini. Acara hiburan dibuka oleh tarian persembahan adik-adik SEKAMI MRPD, kata sambutan dari Ketua DPP Paroki MRPD, gerak dan lagu, kata sambutan oleh Perwakilan Team Dirdios oleh Bapak Enteng Sukendar dilanjutkan kata sambutan oleh Pastor Paroki MRPD, terakhir sambutan oleh Pastor Didios KAP Gregorius Sabinus, CP. Acara puncak ditandai dengan peniupan lilin ulang tahun yang ke-13 secara bersama-sama oleh Pastor Dirdios, Ketua DPP, dan Pastor Paroki MRPD beserta anak-anak yang pada saat yang bersamaan merayakan ulang tahun juga. Setelah ramah tamah tersebut, anak-anak SEKAMI diarahkan ke meja makan untuk menyantap makanan yang telah disediakan. Sebelum menyantap makanan terlebih dahulu berdoa dipimpin oleh Sr. Yohana,SMFA yang ikut melayani SEKAMI di MRPD. Kegiatan ini sangat berkesan karena anak-anak menyambut dan mempersembahkan yang terbaik dari mereka dengan cara mereka sebagai anak-anak. 

SEKAMI yang merupakan kependekan dari Serikat Kepausan Anak Misioner ini mendukung anak-anak di seluruh dunia untuk merasul melalui cara mereka sebagai anak-anak. Hal ini tentu perlu dukungan lebih lanjut dari orang tua untuk mendorong mereka agar mau dan menyadari pentingnya peran mereka untuk keberlanjutan penerus Gereja. Anak-anak dihadapkan dengan misi dan pelayanan yang mampu mereka berikan terhadap anak-anak lainnya. Sesuai dengan misi “Children Help Children” (Anak-anak menolong sesama anak-anak) yang ditawarkan SEKAMI. Bersama motto 2D2K (Doa, Derma, Kurban dan Kesaksian) membawa anak-anak membawa terang bagi sesama mereka. Hal ini dibuktikan dari masa depan mereka yang pernah mengikuti SEKAMI sejak kecil dan mereka membawa manfaat pelayanan hingga dewasa. Kita doakan anak-anak di manapun berada agar senantiasa mampu membawa diri mereka dipersembahkan di hadapan altar kepada Tuhan bagi sesama mereka. Salam Misioner! (Sdr. Fransesco Agnes Ranubaya, OFS)

Dari Anak Untuk Anak

Written By Frater Fransesco Agnes Ranubaya on Sabtu, 31 Oktober 2015 | 23.35

Sejenak kita berpikir dan berntanya-tanya di dalam hati kita ketika melihat anak-anak yang masih sangat belia dengan dunia bermainnya. Apakah di umur yang sebegitu mudanya, anak-anak dapat melakukan  pelayanan di sela-sela aktivitasnya sementara kecenderungan seorang anak kecil sendiri memanglah sedang asyik-asyiknya bermain. Apabila ditanyakan tentang pelayanan ditambah lagi sebagai tugas misi, mungkin terkesan sangat berat dan tugas ini juga bukanlah hal yang mudah. Namun, tidak demikian ketika anak-anak anda bergabung bersama Serikat Kepausan Anak Misioner (SEKAMI). Bukan hal yang mustahil bagi mereka untuk melaksanakan pelayanan, walaupun dalam keterbatasan diri mereka sebagai anak-anak. Kristus sendiripun turut mengundang anak-anak sebagai bagian dari pewarta kerasulan, lambang pemilik kerajaan surga. Merenungkan kembali perikop injil, kita akan menemukan bahwa Kristus berkenan kepada anak-anak sebagai contoh pribadi yang menerima Kristus secara tulus dan jujur.

Pada awal November lalu pastor Dirdios (Direktur Diosesan) Keuskupan Agung Pontianak (KAP) bersama team mengunjungi para misionaris-misionaris cilik yang berada di Paroki Bunda Maria Jeruju (BMJ) Pontianak. Rombongan yang terdiri dari Pastor Gregorius Sabinus, CP. sebagai Dirdios, Sr. Laura, SFIC Sekretaris Dirdios, pasangan Pak Enteng bersama istri ibu Efi dan Saudara Fransesco Agnes Ranubaya, OFS dari Ordo Fransiskan Sekular sebagai dokumenter disambut dengan hangat oleh pihak Paroki Bunda Maria Jeruju. Anak-anak SEKAMI yang akan mengemban misi pelayanan telah siap sedia dalam Misa Pelantikan SEKAMI Paroki Bunda Maria Jeruju. Berpakaian rompi biru dengan lambang khas SEKAMI di belakang punggung, anak-anak pemberani ini menyambut Tuhan dengan penuh sukacita.

Misa pelantikan SEKAMI Paroki BMJ yang dipimpin oleh Pastor Gregorius Sabinus, CP bersama Pastor Paulus Pio, SVD selaku Pastor Paroki, berjalan dengan khidmat. Para penari dengan busana adat dan musik gong khas Dayak mengiring pembukaan dan perarakan Imam Dirdios bersama Pastor Paroki yang menjadi selebran dalam misa. Misa juga bertepatan dengan Hari Raya semua orang kudus sehingga homili berkenaan tentang orang kudus sekaligus upacara pelantikan pengurus SEKAMI di Paroki BMJ. Lagu-lagu misa yang dibawakan dengan riang gembira dan dibawakan langsung oleh anak-anak SEKAMI sendiri. Umat yang berada di Gereja Paroki Bunda Maria Jeruju mengikuti misa dengan antusias meskipun jalan misa terasa lebih lama dari biasanya. Tak lupa pula, Ketua DPP dari Paroki BMJ Bapak Maran, SE., M.M. bersama istri ikut hadir dalam misa pelantikan tersebut. Ketua DPP yang juga merupakan Dosen di Perguruan Tinggi Widya Dharma Pontianak ini mengatakan bahwa kegiatan SEKAMI adalah kegiatan positif yang harus terus menerus didukung para orang tuanya agar anak-anak dibantu dalam mendidik mereka. Mengingat pada masa modern ini, anak-anak cenderung mudah jatuh ke dalam pergaulan yang tidak benar. Apalagi gereja Katolik kita telah menyediakan wadah bagi perkembangan iman mulai dari Pembinaan Iman Anak, SEKAMI, Orang Muda Katolik, hingga pembinaan bagi orang dewasa salah satunya yakni Wanita Katolik Republik Indonesia, Pria Katolik dan lain sebagainya.
Kegiatan dilanjutkan di gedung Anex yang biasa digunakan sebagai aula pertemuan bagi umat di Paroki BMJ. Acara ramah tamah disuguhkan dengan berbagai macam hiburan yang dibuka oleh saudari Giska dan suster Marsiana, PRR. selaku pembina SEKAMI di Paroki BMJ. Pastor Dirdios dan team sangat terhibur oleh aksi anak-anak SEKAMI yang sangat enerjik. Mulai dari nyanyi solo, kemudian nyanyi bersama hingga goyangan fenomenal di kalangan biarawan biarawati yaitu Ge Mu Fa Mi Re. Sempat juga salah satu dari team Dirdios, Bapak Enteng Sukendar yang mengiringi nyanyian bersama dengan keyboard. Suasana di ruangan Anex penuh dengan aura yang gembira, para undangan dari SEKAMI yang juga turut datang untuk memeriahkan acara ramah tamah. Acara ditutup dengan pembagian kalung Rosario khas SEKAMI yaitu rosario lima benua kepada team Dirdios dan para anggota SEKAMI yang telah dilantik.
Dari pengalaman yang penulis dapatkan selama mengikuti team Dirdios, penulis melihat bahwa Serikat Kepausan Anak Misioner memang merupakan wadah yang sangat baik untuk tumbuh dan berkembang bagi anak-anak kita. Sejauh jejak melangkah, meskipun team Dirdios KAP masih tergolong baru tetapi pengalaman luar biasa bersama anak-anak dan semangat mereka menggugah hati siapa saja yang melihatnya. Masa-masa dewasa malahan menjadi saat-saat tersulit bagi kita, tetapi masa anak-anak adalah masa yang sangat indah dan kita sendiri perlu memberikan mereka tempat terbaik demi tumbuh kembang mereka di masa depan nantinya. Pihak yang bertanggung jawab untuk hal ini tidak lain dan tidak bukan adalah gereja dan umat-Nya yang memperdulikan anak-anak mereka untuk dipersembahkan kepada Allah melalui pelayanan mereka. Bahkan, benih panggilan tumbuh subur apabila di dalam keluarga mendukung dan mendoakan anak-anak mereka senantiasa di dalam aktivitas-aktivitas positif yang diberikan gereja untuk kita. Fenomena lainnya adalah banyak sekali anak-anak yang terjebak dalam dunia maya, pergaulang negatif, narkoba hingga pelecehan seksual. Dengan mengikuti kegiatan SEKAMI, anak-anak tidak diajarkan untuk manja dan berdiam diri di rumahnya dengan dunianya sendiri. Tetapi interaksi sosial yang menjamin kehidupan mereka di dunia sosial yang lebih luas lagi di masa depan. Tak hanya rasa aman dari hal-hal yang orang tua tidak inginkan, tetapi ia membawa Tuhan sendiri ke dalam kehidupannya melalui cara-cara mereka dalam melayani. Melayani anak-anak lainnya sesuai dengan motto SEKAMI, Children Helping Children. Menjadi misionaris Cilik di tengah-tengah dunia yang penuh tantangan ini. Mari kita dukung anak-anak kita untuk mengikuti kegiatan SEKAMI sebagaimana Kristus bersabda,”Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.”. (Bdk. Mrk 10:14). Pace e Bene. 

Menjadi Misionaris Cilik

Melihat anak-anak yang masih sangat belia dengan dunia bermainnya, kadang membuat kita heran dan bertanya-tanya. Apakah di umur yang sebegitu mudanya, anak-anak dapat melakukan  pelayanan di sela-sela aktivitasnya sementara kecenderungan seorang anak kecil sendiri memanglah bermain. Jika ditanyakan tentang pelayanan apalagi sebagai tugas misi, mungkin terkesan sangat berat dan tugas ini juga bukanlah hal yang mudah. Akan tetapi, tidak demikian ketika anak-anak anda bergabung bersama Serikat Kepausan Anak Misioner (SEKAMI). Tidak mustahil bagi mereka untuk melaksanakan pelayanan, meskipun dalam keterbatasan diri mereka sebagai anak-anak. Bahkan Kristus sendiripun turut mengundang anak-anak sebagai bagian dari pewarta kerasulan, lambang empunya kerajaan surga. Jika mengintip kembali perikop injil, kita akan menemukan bahwa Kristus berkenan kepada anak-anak sebagai contoh pribadi yang menerima Kristus secara tulus dan jujur.
Pada awal November lalu pastor Dirdios (Direktur Diosesan) Keuskupan Agung Pontianak (KAP) bersama team mengunjungi para misionaris-misionaris cilik yang berada di Paroki Bunda Maria Jeruju (BMJ) Pontianak. Rombongan yang terdiri dari Pastor Gregorius Sabinus, CP. sebagai Dirdios, Sr. Laura, SFIC Sekretaris Dirdios, pasangan Pak Enteng bersama istri ibu Efi dan Saudara Fransesco Agnes Ranubaya, OFS dari Ordo Fransiskan Sekular sebagai dokumenter disambut dengan hangat oleh pihak Paroki Bunda Maria Jeruju. Anak-anak SEKAMI yang akan mengemban misi pelayanan telah siap sedia dalam Misa Pelantikan SEKAMI Paroki Bunda Maria Jeruju. Berpakaian rompi biru dengan lambang khas SEKAMI di belakang punggung, anak-anak pemberani ini menyambut Tuhan dengan penuh sukacita.
Dipimpin oleh Pastor Gregorius Sabinus, CP bersama Pastor Paulus Pio, SVD selaku Pastor Paroki, misa pelantikan SEKAMI Paroki BMJ berjalan dengan khidmat. Para penari dengan busana adat dan musik gong khas Dayak mengiring pembukaan dan perarakan Imam Dirdios bersama Pastor Paroki yang menjadi selebran dalam misa. Misa juga bertepatan dengan Hari Raya semua orang kudus sehingga homili berkenaan tentang orang kudus sekaligus upacara pelantikan pengurus SEKAMI di Paroki BMJ. Lagu-lagu misa yang dibawakan dengan riang gembira dan dibawakan langsung oleh anak-anak SEKAMI sendiri. Umat yang berada di Gereja Paroki Bunda Maria Jeruju mengikuti misa dengan antusias meskipun jalan misa terasa lebih lama dari biasanya. Tak lupa pula, Ketua DPP dari Paroki BMJ Bapak Maran, SE., M.M. bersama istri ikut hadir dalam misa pelantikan tersebut. Ketua DPP yang juga merupakan Dosen di Perguruan Tinggi Widya Dharma Pontianak ini mengatakan bahwa kegiatan SEKAMI adalah kegiatan positif yang harus terus menerus didukung para orang tuanya agar anak-anak dibantu dalam mendidik mereka. Mengingat pada masa modern ini, anak-anak cenderung mudah jatuh ke dalam pergaulan yang tidak benar. Apalagi gereja Katolik kita telah menyediakan wadah bagi perkembangan iman mulai dari Pembinaan Iman Anak, SEKAMI, Orang Muda Katolik, hingga pembinaan bagi orang dewasa salah satunya yakni Wanita Katolik Republik Indonesia dan Pria Katolik.
Kegiatan berlanjut di gedung Anex yang biasa digunakan sebagai aula pertemuan bagi umat di Paroki BMJ. Acara ramah tamah disuguhkan dengan berbagai macam hiburan yang dibuka oleh saudari Giska dan suster Marsiana, PRR. selaku pembina SEKAMI di Paroki BMJ. Pastor Dirdios dan team sangat terhibur oleh aksi anak-anak SEKAMI yang sangat enerjik. Mulai dari nyanyi solo, kemudian nyanyi bersama hingga goyangan fenomenal di kalangan biarawan biarawati yaitu Ge Mu Fa Mi Re. Sempat juga salah satu dari team Dirdios, Bapak Enteng Sukendar yang mengiringi nyanyian bersama dengan keyboard. Suasana di ruangan Anex penuh dengan aura yang gembira, para undangan dari SEKAMI yang juga turut hadir di tempat itu ikut memeriahkan acara ramah tamah. Acara ditutup dengan pembagian kalung Rosario khas SEKAMI yaitu rosario lima benua kepada team Dirdios dan para anggota SEKAMI yang telah dilantik.
  Dari perjalanan yang penulis dapatkan selama mengikuti team Dirdios, penulis melihat bahwa Serikat Kepausan Anak Misioner memang merupakan wadah yang sangat baik untuk tumbuh dan berkembang bagi anak-anak kita. Sejauh jejak melangkah, meskipun team Dirdios KAP masih tergolong baru tetapi pengalaman luar biasa bersama anak-anak dan semangat mereka menggugah hati siapa saja yang melihatnya. Saat-saat dewasa adalah saat-saat tersulit bagi kita, tetapi masa anak-anak adalah masa yang sangat indah dan kita sendiri perlu memberikan mereka tempat terbaik demi tumbuh kembang mereka di masa depan nantinya. Pihak yang bertanggung jawab untuk hal ini tidak lain dan tidak bukan adalah gereja dan umat-Nya yang memperdulikan anak-anak mereka untuk dipersembahkan kepada Allah melalui pelayanan mereka. Bahkan, benih panggilan tumbuh subur apabila di dalam keluarga mendukung dan mendoakan anak-anak mereka senantiasa di dalam aktivitas-aktivitas positif yang diberikan gereja untuk kita. Fenomena lainnya adalah banyak sekali anak-anak yang terjebak dalam dunia maya, pergaulang negatif, narkoba hingga pelecehan seksual. Dengan mengikuti kegiatan SEKAMI, anak-anak tidak diajarkan untuk manja dan berdiam diri di rumahnya dengan dunianya sendiri. Tetapi interaksi sosial yang menjamin kehidupan mereka di dunia sosial yang lebih luas lagi di masa depan. Tak hanya rasa aman dari hal-hal yang orang tua tidak inginkan, tetapi ia membawa Tuhan sendiri ke dalam kehidupannya melalui cara-cara mereka dalam melayani. Melayani anak-anak lainnya sesuai dengan motto SEKAMI, Children Helping Children. Menjadi misionaris Cilik di tengah-tengah dunia yang penuh tantangan ini. Mari kita dukung anak-anak kita untuk mengikuti kegiatan SEKAMI sebagaimana Kristus bersabda,”Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah.”. (Bdk. Mrk 10:14)

Hari Anak Misioner Sedunia di Pakumbang

Written By Frater Fransesco Agnes Ranubaya on Kamis, 08 Januari 2015 | 23.43

Hari yang cerah mengawali keberangkatan Pastor Dirdios SEKAMI bersama team menuju Paroki Pakumbang. Keberangkatan direncanakan pada pagi hari sebelum Hari Anak Misioner Sedunia dirayakan. Pertemuan kali ini merupakan salah satu acara besar yang diadakan SEKAMI dalam rangka memperingati Hari Penampakan Tuhan di mana tiga raja dari Timur mengunjungi Kristus di Betlehem. Dirdios bersama teamnya telah menyepakati agar keberangkatan dimulai di Paroki Santo Hieronimus Tanjung Hulu. Sebelum menuju ke lokasi titik temu, para team mempersiapkan barang-barang serta perlengkapan yang hendak dibawa. Berawal di Susteran SFIC komunitas Sto. Antonius, penulis bersama Bapak Enteng Sukendar dan Sr. Laura, SFIC berangkat menuju Paroki Sto. Hieronimus. 

Sesampainya di lokasi yang telah disepakati, para Team Dirdios SEKAMI menunggu kedatangan bus yang akan membawa rombongan anak SEKAMI dari Paroki Sto. Hieronimus dan Paroki Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD). Bus yang direncanakan terdiri dari dua unit di mana masing-masing mengangkut anak-anak SEKAMI dari dua paroki tersebut. Masing-masing pendamping dan animator-animatris  memberikan pengarahan kepada para utusan mengenai hal-hal apa saja yang akan dilakukan ketika rombongan tiba di Pakumbang. 

Perlu diketahui bahwa kegiatan Hari Anak Misioner Sedunia yang diadakan di Pakumbang tersebut telah dipersiapkan jauh hari sebelumnya. Tuan rumah yang dipimpin oleh Pastor Ruben Ruruk Sandalajuk, MSA bersama team pelaksana di Pakumbang dan team Dirdios telah menyepakati kegiatan tersebut mulai dari perencanaan, kepanitiaan, pendanaan, biaya-biaya, proposal hingga acara. Paroki Pakumbang yang terletak di Kecamatan Sompak tersebut memiliki umat yang mayoritas beragama Katolik. Sehingga hal tersebut menarik perhatian Dirdios sebelumnya untuk melaksanakan Hari Anak Misioner Sedunia di wilayah Paroki tersebut. Dirdios saat ini yang dipimpin oleh Pastor Gregorius Sabinus,C.P. melanjutkan apa yang telah direncanakan oleh Dirdios sebelumnya mengenai pelaksanaan di Pakumbang tersebut. Mengingat waktu yang masih panjang, maka baik panitia perencanaan maupun pelaksana bahu membahu untuk mengusahakan apapun yang berkenaan dengan kegiatan tersebut demi suksesnya acara anak-anak SEKAMI ini. Bapa Uskup Agung Pontianak dalam hal ini sangat mendukung kegiatan tersebut dan bersedia hadir pada saat pelaksaan berlangsung hingga selesai. 

Sesampainya di Pakumbang, team Dirdios disambut dengan ramah dan hangat oleh umat. Anak-anak SEKAMI telah berjejer dan berbaris di tepi jalan di mana kendaraan team Dirdios akan melintas. Diiringi oleh musik tradisional khas Dayak lengkap dengan kulinang dan gong, team turun dari kendaraan dan bersalaman dengan para panitia yang dipimpin oleh Bapak Benediktus. Bapa Uskup Agung Pontianak, Mgr. Agustinus Agus, Pr. juga turut hadir meramaikan acara tersebut dan tiba di Pakumbang tidak lama setelah rombongan Dirdios sampai di tujuan. Bapa Uskup Agung Pontianak merupakan figur yang hangat pada anak-anak. Pada saat anak-anak datang kepadanya, Bapa Uskup langsung menyambut mereka dengan penuh kasih dan menyalami mereka satu per satu. Sesampainya di pastoran tepatnya di Paroki Sto. Fransiskus dari Asisi Pakumbang, Pastor Ruben dan Pastor Andi menyuguhkan santap siang bagi rombongan Bapa Uskup, para pastor kontingen dari masing-masing paroki di sekitar Keuskupan Agung Pontianak dan panitia sambil membicarakan hal-hal yang akan dilakukan pada pelaksanaan Hari Anak Misioner Sedunia esok harinya.

 Pada malam hari, Bapa Uskup dan team Dirdios memperkenalkan diri kepada anak-anak SEKAMI yang berjumlah lebih dari lima ratusan orang. Satu per satu utusan dari berbagai kontingen maju dan menyanyikan yel-yel yang telah mereka persiapkan. Bapa Uskup dan team Dirdios terpukau dengan aksi mereka yang sangat kreatif. Paroki-paroki utusan dari Keuskupan Agung Pontianak yang hadir antara lain Paroki Sta. Sisilia, Kota Baru, Maria Ratu Pencinta Damai (MRPD), Bunda Maria Jeruju (BMJ), Hieronimus,  Sambas, Pahauman, Sui Pinyuh, Sanggau Ledo, Menjalin, Bengkayang, Ngabang dan tuan rumah Paroki Pakumbang. Usai memperlihatkan yel-yel dan gerak lagu, Pastor Gregorius Sabinus, CP selaku pastor Dirdios SEKAMI memberikan materi kepada anak-anak mengenai diri mereka sebagai anak-anak yang dikasihi oleh Allah. Sebelum masuk pada sesi materi, team Dirdios melakukan tanya jawab kepada setiap anak-anak SEKAMI. Bagi  mereka yang dapat menjawab dengan baik dan benar maka dihadiahi dengan sebuah Alkitab yang telah dibungkus dan juga Salib Rosario yang dibawakan khsusu dari Yerusalem. Selanjutnya sesi materi diberikan oleh Pastor Dirdios. Materi tersebut diberikan agar anak-anak senantiasa bersyukur dan juga mengasihi Tuhan Allah sendiri, ayah ibu, teman-teman, sahabat dan anak-anak lainnya. Menghindari larut malam, sekitar pukul sepuluh kegiatan dilanjutkan dengan istirahat malam dan masing-masing kontingen kembali ke penginapan yang telah ditentukan.

Ketika Perayaan Hari Penampakan Tuhan yang jatuh tepat pada Hari Anak Misioner Sedunia, para panitia pelaksana begitu gencar dalam pelaksanaan. Hari yang cerah menyelimuti pagi dan keceriaan anak-anak SEKAMI hidup dalam semangat mereka. Beberapa anak tampak bahagia ketika mengenakan pakaian cilik sebagai imam, suster, bruder bahkan kostum uskup juga ada. Misa Hari Raya Penampakan Tuhan sekaligus merayakan Hari Anak Misioner Sedunia dipimpin oleh Bapa Uskup Mgr. Agustinus Agus, Pr. dengan lima imam lain sebagai selebran yaitu Pastor Ruben R. Sandalajuk, MSA, Pastor Sajimin, Pr., Pastor Andi, MSA, Pastor Gregorius Rahmadi, Pr., Pastor Alex Mingkar, Pr. termasuk pastor Dirdios Pastor Gregorius Sabinus, CP. Dari pembukaan, persembahan, hingga penutupan diiringi dengan semangat anak-anak. Bapa Uskup yang mencinta anak-anak ini menyambut mereka dengan gembira dan memberikan homili dengan sangat ringan sehingga mudah dimengerti oleh anak-anak. Turut hadir perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Landak Bapak Bernadus, S.H. yang juga memberikan kata sambutan. Umat sangat senang ketika anak-anak mereka bisa hadir dalam event yang besar tersebut dan antusias dalam mengikuti kegiatan. Sebelum kegiatan ramah tamah dilaksanakan, para umat dan anak-anak SEKAMI berfoto bersama Bapa Uskup dan Dirdios. 

Anak-anak SEKAMI yang mengenakan kostum Uskup, Imam, biarawan dan biarawati
Acara ramah tamah dilaksanakn di depan Gedung Gereja Paroki Sto. Fransiskus dari Asisi Pakumbang. Acara tersebut merupakan ajang di mana anak-anak memberikan kreativitas terbaik mereka di atas panggung dan secara bangga mengungkapkan semangat mereka sebagai anak-anak yang senantiasa ceria dan gembira. Satu per satu kontingen menunjukkan aksi mereka. Beberapa dari penampilan seperti nyanyian, parodi, seni drama, seni tari, komedi dan lain sebagainya dapat mereka berikan dengan penampilan yang dapat dikatakan sangat kreatif. Anak-anak maju dengan berani, antusias, ceria dan ekspresif. Setiap masing-masing kontingen selesai mempertunjukkan aksi mereka, kontingen lain memberikan apresiasi berupa tepuk tangan dan sorak sorai gembira sebagai SEKAMI. 
 Kehebohan tidak hanya berlanjut pada saat pertunjukkan, namun juga saat peniupan lilin kue Ulang Tahun SEKAMI Sedunia yang berusia 173 tahun. Bapa Uskup dan salah satu perwakilan SEKAMI yang ditunjuk akan meniupkan lilin sebagai simbol peringatan Hari Anak Misioner Sedunia. Kemudian, Bapa Uskup membagi-bagikan kue-kue tersebut kepada setiap perwakilan Ketua SEKAMI masing-masing Paroki. Kejutan lainnya adalah pantun dari Bapa Uskup karena beliau adalah figur yang terkenal dengan ribuan pantun. Tidak hanya berpantun, Bapa Uskup juga menyuguhkan Doleng Do Na Do kepada anak-anak SEKAMI. Tak ayal lagi, anak-anak berkerumun di dekat Bapa Uskup dan menari bersama seraya nyanyian dikumandangkan. Sampai pada tengah hari, kegiatan memperingati Hari Anak Misioner Sedunia yang diadakan di Pakumbang berakhir dengan sukses. 

Pastor Dirdios mengucapkan banyak terima kasih kepada team yang telah merencanakan dan juga melaksanakan kegiatan tersebut dengan baik. Kata terima kasih juga diucapkan kepada team Pelaksana yang dipimpin oleh Bapak Benediktus dan teman-teman atas bantuan waktu dan tenaga yang telah diberikan selama kegiatan direncanakan dan berhasil dilaksanakan. Terima kasih kepada Pastor Ruben yang telah menyambut rombongan Bapa Uskup dan Dirdios SEKAMI. Pastor Paroki Sto. Fransiskus dari Asisi ini rela datang bolak-balik dari Pakumbang menuju Pontianak untuk merencanakan kegiatan tersebut dengan baik. Hasilnya, terbukti bahwa kegiatan ini diterima oleh anak-anak SEKAMI dengan sangat antusias dan semua pihak mereka senang. Bapa Uskup sempat menghimbau bahwa Hari Anak Misioner Sedunia nantinya akan dilaksanakan setiap tiga tahun sekali. Hal ini bertujuan agar kesinambungan kegiatan anak-anak SEKAMI dapat terus dilakukan dan juga tidak berbenturan dengan kegiatan-kegiatan lainnya. Semoga kegiatan SEKAMI selanjutnya dapat terlaksana dengan lebih meriah demi mendukung aksi panggilan di tubuh anak-anak dan juga karya misi SEKAMI yang boleh mereka laksanakan di masing-masing paroki mereka. Selamat Hari Anak Misioner Sedunia! (Sdr. Fransesco Agnes Ranubaya,OFS)


Alkitab

Ketik kata atau ayat:

Alkitab Bahan

Facebook

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. K.K.I. - SEKAMI KEUSKUPAN AGUNG PONTIANAK - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger